Alcohol and BlindnessAugust 20, 2009
Krisis ekonomi yang terjadi di Indonesia mengakibatkan para alkoholik membeli minuman beralkohol yang telah tecampur metanol ilegal dengan harga yang jauh lebih murah.
Apakah metanol itu?
Metanol dikenal juga sebagai metil alkohol, alkohol kayu atau sipiritus kayu dengan susunan kimia CH2OH. Merupakan salah satu jenis alkohol yang beracun, mudah terbakar, dan tidak berwarna.
Apa kegunaan dari metanol?
Pada suhu kamar, biasanya digunakan untuk pelarut industri, antifreeze, dan bahan bakar.
Bagaimana metanol dapat mengakibatkan keracunan?
Metanol dapat mengakibatkan keracunan melalui 2 mekanisme:
1. Masuk ke dalam tubuh melalui pencernaan, pernafasan, atau diabsorpsi lewat kulit
2. Melalui proses toksikasi
Metanol di dalam tubuh akan dimetabolisir menjadi asam format oleh enzim alkohol dehidrogenase di dalam hati. Asam format merupakan zat beracun yang menyebabkan gejala hipoksia (kekurangan oksigen) di tingkat selular dan juga menyebabkan asidosis metabolik. Salah satu gejala yang diakibatkan keracunan metanol adalah kebutaan permanen karena kerusakan saraf mata.
Apa gejala keracunan metanol?
Gejala awal keracunan metanol adalah gangguan sistem saraf pusat: sakit kepala, pusing, mual, muntah-muntah, pingsan, bahkan bisa sampai menyebabkan kematian. Apabila gejala awal ini dapat terlewati, maka gejala kedua yang muncul setelah 10 – 30 jam, yaitu hilangnya tajam penglihatan bersamaan dengan gangguan asidosis metabolik. Tajam penglihatan bisa menurun hingga buta sama sekali.
Apa yang harus dilakukan bila terjadi keracunan metanol?
Harus segera dibawa ke rumah sakit. Terapi yang akan dilakukan adalah perawatan suportif, pencegahan absorpsi metanol lebih lanjut dengan cuci lambung atau pemberian sodium bikarbonat, serta pemberian antidotum. Steroid dosis tinggi melalui injeksi intravena dapat diberikan pada kasus yang lama.
Apa yang terjadi apabila terlambat dibawa ke rumah sakit?
Keracunan metanol dapat mengakibatkan kebutaan permanen. Kemungkinan penglihatan kembali normal sangat kecil apabila terlambat ditangani, karena akan terjadi kerusakan saraf mata progresif. Dalam waktu 3 bulan saraf mata menjadi atrofi dan tidak berfungsi lagi.
Lihat Semua Informasi



